Arthur Fery: Petenis Inggris Nomor Satu yang Siap Bersaing di US Open
Arthur Fery, petenis muda yang kini menjadi nomor satu Inggris, akan menghadapi tur lapangan keras Amerika dengan sejumlah area yang perlu ditingkatkan jelang US Open. Menurut legenda tenis Inggris, Tim Henman, justru hal inilah yang membuat masa depan Fery begitu menjanjikan.
Perjalanan Fery yang mengejutkan hingga semifinal Wimbledon telah menyuntikkan energi positif bagi tenis Inggris. Kini perhatian publik tertuju padanya saat ia bersiap tampil di US Open New York, yang akan disiarkan langsung oleh Sky Sports Tennis mulai 30 Agustus.
Lonjakan Peringkat dan Dampaknya
Fery yang berusia 24 tahun (saat artikel ditulis, 23 tahun) melesat dari peringkat 114 dunia ke posisi 36 setelah sukses di Wimbledon. Ia menjadi petenis Inggris kelima di abad ini yang berhasil mencapai pekan kedua di All England Club. Kini, dirinya mendapatkan akses langsung ke turnamen Masters untuk pertama kalinya, yaitu di Cincinnati (13-23 Agustus), sebelum berlaga di Winston-Salem Open (23-29 Agustus) dan debut di Flushing Meadows.
Area Perbaikan Menurut Tim Henman
Berbicara di Royal Birkdale menjelang The Open, Henman menyebut pencapaian Fery di Wimbledon sebagai sesuatu yang “luar biasa” dan “transformasional bagi karier dan kehidupannya.” Menurut mantan petenis nomor satu Inggris ini, Fery masih memiliki banyak aspek permainan yang bisa diasah untuk bersaing dengan lawan-lawan papan atas.
- Kekuatan fisik dan power pukulan: Henman yakin Fery akan terus meningkatkan kemampuan power-nya agar bisa sejajar dengan pemain elit dunia.
- Konsistensi di turnamen besar: Meskipun performa di Wimbledon sangat impresif, Henman menekankan pentingnya mempertahankan level permainan di ajang Grand Slam dan Masters 1000 yang lebih ketat.
- Penyesuaian dengan status baru: Kehilangan anonimitas dan tekanan ekspektasi publik menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi Fery ke depannya.
“Dia memulai tahun di peringkat 185, lolos kualifikasi di Melbourne, lalu terus meningkatkan peringkatnya. Mendapat wild card di Wimbledon di peringkat 114 dan memenangkan lima pertandingan hingga semifinal adalah pencapaian luar biasa. Ini menunjukkan betapa tipisnya selisih antar pemain top,” ujar Henman.
Jadwal Padat Menuju US Open
Dengan peringkat 36 yang digunakan untuk undian utama US Open, Fery tidak memiliki banyak waktu untuk menaikkan posisinya. Namun, beberapa pemain yang mundur bisa membantunya masuk ke jajaran unggulan. “Poin peringkat akan dihitung setelah Wimbledon, dan pendaftaran dilakukan enam minggu sebelumnya. Jadi turnamen pertama yang bisa ia manfaatkan adalah Cincinnati,” jelas Henman, yang pernah menjadi semifinalis US Open 2004.
Menghadapi Sorotan Media Seperti Emma Raducanu
Fery sadar bahwa sorotan media akan semakin besar setelah kesuksesannya di Wimbledon. Ia mengaku sudah memikirkan bagaimana mengelola perhatian publik, mirip dengan yang dialami Emma Raducanu setelah memenangkan US Open 2021.
“Bahkan selama turnamen, saya sudah membayangkan kehidupan setelahnya dan bagaimana menanganinya. Kami sudah melihat bagaimana orang-orang yang menerobos dengan cara seperti itu sebelumnya. Dengan Emma, dia memenangkan Grand Slam, saya belum, tapi tetap ada banyak perhatian media. Menangani ekspektasi dari diri sendiri dan publik akan sangat penting,” ujar Fery kepada Sky News.
Kesiapan Mental dan Fisik
Petenis kelahiran Wimbledon ini mengaku siap menghadapi perubahan gaya hidup di tur profesional. “Saya akan terbiasa dengan kehidupan tur yang penuh dengan perhatian media. Saya pikir saya siap. Ini juga pertama kalinya saya bermain di US Open. Tahun lalu saya bahkan tidak bermain kualifikasi, jadi ini akan menjadi pengalaman hebat,” tambahnya.
Peluang Menjadi Unggulan di US Open
Fery juga santai menanggapi kemungkinan masuk 32 besar unggulan. “Mungkin saya sudah masuk jika beruntung, ada beberapa pemain yang mundur. Saya rasa peringkat saya tidak akan berubah lagi sebelum daftar US Open keluar. Menjadi unggulan tentu melindungi dari pemain top, tapi ini pertama kalinya saya lolos langsung ke undian utama berkat peringkat. Saya akan menjalani apa adanya,” pungkasnya.
Dukungan dari petenis Inggris lain seperti Emma Raducanu, Jack Draper, Katie Boulter, dan Cam Norrie diharapkan bisa menambah semangat Fery dalam menghadapi US Open 2026.
Kesimpulan: Arthur Fery memiliki potensi besar untuk bersinar di US Open, meski masih ada beberapa aspek permainan yang perlu dimatangkan. Dengan bimbingan dari tokoh seperti Tim Henman dan pengalaman berharga dari Wimbledon, petenis muda ini siap menulis babak baru dalam kariernya di panggung Grand Slam.
