Inter Milan Tuntaskan Transfer Curtis Jones dari Liverpool

Transfer Curtis Jones dari Liverpool ke Inter Milan resmi tuntas dengan total nilai paket mencapai 35 juta euro atau setara £30 juta. Kesepakatan ini mengakhiri proses negosiasi yang berlangsung cukup panjang antara kedua klub sejak awal tahun. Gelandang berusia 25 tahun itu telah menandatangani kontrak dengan durasi hingga 2031.

Jones menjadi rekrutan ketiga asal Inggris yang bergabung dengan Inter pada bursa transfer musim panas ini, menyusul John Stones dan Djed Spence. Bagi Liverpool, melepas pemain yang sudah membela klub selama 16 tahun tentu bukan keputusan mudah. Namun, kedua belah pihak dinilai sepakat bahwa pindah ke Serie A merupakan langkah terbaik untuk karier sang pemain.

Detail Kesepakatan Transfer Curtis Jones ke Inter

Inter Milan menebus Curtis Jones dengan struktur pembayaran berupa biaya pokok sebesar 30 juta euro atau sekitar £25,7 juta. Selain itu, Nerazzurri juga menyertakan bonus tambahan yang bisa mencapai 5 juta euro (£4,3 juta) jika sejumlah target terpenuhi. Liverpool sebelumnya mematok banderol sekitar £35 juta untuk pemain yang kontraknya tinggal menyisakan satu musim tersebut.

Secara ringkas, berikut rincian lengkap kesepakatan transfer Curtis Jones:

  • Biaya pokok transfer: 30 juta euro (£25,7 juta)
  • Bonus tambahan: hingga 5 juta euro (£4,3 juta)
  • Total nilai paket: 35 juta euro (£30 juta)
  • Klausul penjualan kembali: 10 persen untuk Liverpool

Klausul penjualan kembali sebesar 10 persen menjadi bagian penting dalam negosiasi ini. Jika suatu saat Inter menjual Jones ke klub lain, Liverpool berhak menerima 10 persen dari nilai keuntungan penjualan tersebut. Langkah ini memberi perlindungan finansial jangka panjang bagi klub asal Merseyside itu.

Kronologi Negosiasi yang Berliku

Ketertarikan Inter terhadap Curtis Jones sebenarnya sudah muncul sejak Januari lalu. Kala itu, juara bertahan Serie A tersebut mengajukan proposal peminjaman dengan opsi pembelian permanen, tetapi Liverpool langsung menolaknya. The Reds tidak mau melepas pemainnya di tengah musim tanpa kepastian nilai transfer yang sesuai dengan ekspektasi mereka.

Pada bulan Juni, Inter kembali mencoba peruntungan dengan mengajukan tawaran verbal senilai 25 juta euro atau sekitar £21,7 juta. Lagi-lagi, Liverpool menolak angka tersebut karena dinilai terlalu rendah. Klub Inggris itu justru memberi sinyal bahwa tawaran dengan paket senilai £30 juta, mirip dengan yang dibayarkan Inter kepada Tottenham untuk Djed Spence, akan lebih realistis untuk membuka jalan negosiasi.

Setelah melewati proses yang panjang, kedua klub akhirnya mencapai kata sepakat pada bursa transfer musim panas ini. Jones sendiri mengaku antusias dengan kepindahannya ke Italia. “Ini klub yang sejak lama ingin saya tuju, jadi saya sangat bersemangat,” ujarnya.

Karier Curtis Jones di Liverpool: Dari Anak Akademi Menjadi Gelandang Utama

Curtis Jones tercatat tampil sebanyak 228 kali untuk Liverpool, sebuah pencapaian yang luar biasa bagi pemain yang bergabung dengan akademi sejak usia sembilan tahun. Ia mendapatkan debut tim utama dari Jurgen Klopp pada tahun 2019. Selama 16 tahun berkarier di Liverpool, Jones berkembang dari sekadar bocah lokal asal Liverpool menjadi gelandang yang diperhitungkan di level tertinggi.

Namun, musim lalu posisinya mulai tergeser di skuad utama. Jones tampil 49 kali di semua kompetisi, tetapi hanya 18 kali menjadi starter di Premier League. Ia kesulitan merebut tempat reguler di lini tengah Liverpool di bawah asuhan Arne Slot, sehingga kepindahan ke Inter menjadi pilihan yang masuk akal demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

Pemain Inggris Ketiga dan Perpisahan yang Mengharukan

Dengan resminya transfer Curtis Jones, Inter kini memiliki tiga pemain asal Inggris yang direkrut pada musim panas ini setelah John Stones dan Djed Spence. Fenomena ini menunjukkan bahwa klub-klub Serie A semakin agresif dalam berburu pemain dari Premier League. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah kedalaman skuad dan variasi permainan Nerazzurri.

Jones pun menyampaikan perpisahan yang emosional melalui akun Instagram-nya. “Setelah 16 tahun, saatnya mengucapkan selamat tinggal. Klub ini adalah segalanya yang pernah saya kenal. Saya datang ke sini sebagai anak kecil dan pergi sebagai pria yang memiliki keluarga sendiri,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

“Liverpool akan selalu menjadi bagian besar dari diri saya. Saya datang ke sini sebagai anak kecil dengan mimpi, dan saya pergi setelah berhasil mewujudkan mimpi itu,” lanjutnya. Perpisahan ini menunjukkan betapa dalam ikatan emosional Jones dengan klub yang telah membesarkan namanya sejak kecil.

Transfer Curtis Jones ke Inter Milan menutup salah satu babak penting dalam karier gelandang asal Inggris tersebut. Liverpool mendapatkan nilai yang sesuai harapan, ditambah klausul penjualan kembali, sementara Inter mendapatkan pemain yang sudah membuktikan kualitasnya di level tertinggi. Kini, semua mata akan tertuju pada bagaimana Jones beradaptasi dengan sepak bola Italia dan membuktikan bahwa langkah beraninya meninggalkan Liverpool adalah keputusan yang tepat.