Tottenham Hotspur resmi merekrut Savio dari Manchester City dengan biaya awal £75 juta, sekaligus mengakhiri perburuan yang sudah berlangsung lebih dari setahun. Winger asal Brasil berusia 22 tahun itu sebelumnya lebih dikenal dengan nama Savinho, tetapi kini ia kembali memakai nama aslinya di klub barunya. Kabar ini bermula dari unggahan perpisahan Man City di media sosial, yang kemudian diikuti pengumuman resmi dari kubu Spurs.
Transfer ini menjadi salah satu pergerakan terbesar Tottenham di bursa musim panas kali ini. Man City rela melepas pemain yang dua tahun lalu mereka datangkan dari Troyes senilai £30,8 juta, mengingat menit bermain Savio yang terus menurun musim lalu. Di sisi lain, Spurs melihat Savio sebagai investasi jangka panjang, dengan total nilai yang bisa tembus £85 juta jika seluruh klausul tambahan terpenuhi.
Tottenham Rekrut Savio: Fakta Transfer dan Perubahan Nama
Kepindahan Savio ke London utara membawa perubahan identitas yang menarik. Pemain bernama lengkap Savio Moreira de Oliveira itu memakai nama Savinho di punggung jersey sejak 2024, ketika tim nasional Brasil menuliskan panggilan tersebut di seragamnya. Ia kemudian meminta Manchester City mempertahankan nama itu sebagai simbol keberuntungan, tetapi kini ia kembali ke nama aslinya dan akan tercatat sebagai Savio dengan nomor punggung 17 di Tottenham.
Man City memberi salam perpisahan hangat melalui akun media sosialnya. “Semoga sukses selalu, Savinho,” tulis klub asal Manchester itu, sementara Tottenham membalas dengan sambutan, “Selamat datang di Tottenham, Savio.” Kontrak jangka panjang telah ditandatangani, dengan potensi tambahan biaya £10 juta yang membuat total nilai transfernya mencapai £85 juta.
Savio pun mengaku bahagia akhirnya bisa bergabung. “Butuh waktu cukup lama, tetapi saya sangat senang berada di sini,” ujarnya. “Ini kesempatan luar biasa di klub yang brilian dengan salah satu pelatih terbaik di dunia. Begitu saya berbicara dengan pelatih kepala, saya langsung tahu bahwa saya harus datang. Ia bilang ingin membantu saya mencapai level tertinggi, dan saya yakin kami bisa melakukannya bersama sebagai sebuah tim.”
Perburuan Panjang dan Peran Terbatas di Man City
Kepindahan Savio ke Tottenham bukanlah proses yang instan. Spurs sebenarnya sudah mencoba merekrutnya pada musim panas lalu, ketika tim masih ditangani Thomas Frank, tetapi upaya itu gagal. Savio memilih bertahan di Etihad Stadium, namun konsekuensinya ia harus puas dengan peran terbatas di bawah pelatih kala itu, Pep Guardiola. Sepanjang musim lalu, ia hanya mencatatkan tujuh penampilan sebagai starter di Premier League.
Sebelum berseragam City, Savio bergabung dari klub asal Prancis, Troyes, dalam kesepakatan senilai £30,8 juta dua tahun lalu. Selama berseragam Man City, ia mengumpulkan 84 penampilan dengan torehan tujuh gol dan 16 assist. Di level internasional, ia telah mengoleksi 13 caps bersama Brasil, meski tidak masuk dalam skuad Piala Dunia mereka.
Angka di Balik Keputusan Tottenham Merekrut Savio
Meski menit bermainnya menurun drastis, angka-angka Savio pada musim 2024-25 membuktikan kualitasnya. Ia mencatatkan delapan assist Premier League, semuanya dari open play, hanya dalam 1.773 menit. Hanya lima pemain lain yang mencatatkan assist open play lebih banyak darinya.
Keterlibatan Savio di City anjlok setelah klub merekrut winger Antoine Semenyo dari Bournemouth pada Januari. Total ia bermain 821 menit di Premier League dengan satu gol dan satu assist, atau hanya tampil dalam 31 persen dari total menit yang tersedia di semua kompetisi. Angka itu turun signifikan dibanding musim sebelumnya yang mencapai 54 persen. Meski begitu, statistik per 90 menit Savio pada 2024-25 tetap mengesankan:
- Rata-rata 0,41 assist open play per 90 menit, menempatkannya di urutan ketiga Premier League.
- 2,2 peluang tercipta per 90 menit, hanya Mohamed Salah yang lebih unggul.
- 6,8 progressive carry per 90 menit, hanya Jeremy Doku yang lebih banyak.
- Memimpin liga untuk carry yang diakhiri dengan peluang tercipta, rata-rata 1,3 per 90 menit.
- Hanya Son Heung-min yang lebih sering mengakhiri carry dengan assist.
- 2,6 dribel sukses per 90 menit dengan tingkat keberhasilan 51 persen.
Kemampuan membawa bola menjadi senjata utama Savio. Ia menggunakan carry-nya untuk menarik para bek lawan mendekat sebelum melepaskan rekan setim, sebuah skill yang membuatnya unik di antara winger Premier League. Kombinasi dribel dan visi bermain inilah yang diharapkan De Zerbi bisa menghidupkan lini serang Tottenham.
Dampak bagi Lini Serang dan Fleksibilitas Taktis Savio
De Zerbi memberikan sinyal jelas tentang peran Savio di skuadnya. “Savio adalah pemain yang membawa energi, imajinasi, dan kualitas di area sayap. Ia punya keberanian untuk menyerang bek lawan dan kemampuan mengubah jalannya pertandingan dengan kreativitasnya,” kata pelatih asal Italia itu.
Fleksibilitas Savio juga menjadi nilai jual utama. Selama masa pinjamannya di Girona pada 2023-24, ia menghabiskan 65 persen menit bermain di sisi kiri dan menyumbang sembilan gol serta delapan assist di La Liga. Namun di City, posisi paling seringnya justru di sayap kanan dengan 36 persen menit, dibanding 20 persen di kiri. Kemampuan bermain di kedua sisi ini memberi De Zerbi banyak opsi dalam meramu taktik lini serangnya.
Belanja Besar Spurs dan Potensi Transfer Omar Marmoush
Kedatangan Savio melengkapi belanja besar Tottenham di bursa musim panas ini. Sebelumnya, Spurs telah mendatangkan Mateus Fernandes dari West Ham, Sandro Tonali dari Newcastle, dan Jan Paul van Hecke dari Brighton. Total pengeluaran gabungan untuk empat pemain tersebut mencapai £312 juta.
Selain itu, klub juga merekrut bek Marcos Senesi dan Andy Robertson serta kiper Martin Dubravka dengan status bebas transfer. Artinya, anggaran besar difokuskan pada lini serang dan tengah, sementara sektor pertahanan diperkuat tanpa biaya transfer. Tottenham pun dikabarkan belum berhenti: mereka sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk membeli penyerang asal Mesir, Omar Marmoush, dari City. Sumber yang mengetahui situasi itu menyebut ada peluang besar kesepakatan rampung sebelum penutupan bursa 1 September.
Transfer Savio ke Tottenham menghadirkan cerita menarik: nama di punggung jersey berubah, tetapi ekspektasi yang menyertainya justru semakin besar. Dengan catatan assist open play yang impresif dan kemampuan membawa bola di atas rata-rata, ia memiliki modal kuat untuk menjadi bintang baru di London utara. Kini publik Premier League tinggal menunggu apakah Savio mampu membayar kepercayaan yang sudah diberikan Spurs.
