Luke Littler Hancurkan Lawan di World Matchplay 2026, Siap Back-to-Back?

Luke Littler kembali menunjukkan taringnya di Winter Gardens, Blackpool. Performa luar biasanya di ajang World Matchplay 2026 membuat banyak penggemar dan analis meyakini bahwa ia sedang berada di puncak karier. Dengan raihan rata-rata (average) yang fantastis dan rentetan kemenangan impresif, pemuda berusia 19 tahun itu sukses melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Josh Rock dengan skor telak. Mampukah ia mempertahankan gelar dan menjadi juara back-to-back pertama sejak Michael van Gerwen pada 2016?

Rentetan Angka Gila dari Luke Littler di World Matchplay

Apa yang dilakukan Luke Littler di Blackpool musim ini bisa dibilang di luar nalar. Jika biasanya sembilan dart sempurna (nine-darter) menjadi puncak performa seorang pemain, bagi Littler itu hanyalah salah satu dari sekian banyak pencapaian menakjubkan. Sebagai juara bertahan, ia datang dengan tekanan besar—dan ia menjawabnya dengan performa yang membuat lawan gigit jari.

Berikut adalah statistik mengerikan yang dicatat Littler sepanjang turnamen:

  • Rata-rata 113 di babak pertama, tertinggi kedua sepanjang sejarah World Matchplay setelah Phil Taylor (114,99 pada 2010).
  • Rata-rata 109 di babak kedua dan perempat final.
  • Nine-darter saat melawan Nathan Aspinall.
  • 17 kali 180 dalam laga melawan Josh Rock.
  • 14 kali 180 saat menghadapi Nathan Aspinall.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa performa Luke Littler di World Matchplay bukan sekadar kebetulan. Ia konsisten berada di level tertinggi dan seolah tak bisa dihentikan.

Rahasia di Balik Dominasi: Fokus dan Relaksasi

Usai pertandingan, Littler mengungkapkan rahasia di balik penampilannya yang memukau. “Saya merasa sangat nyaman di atas panggung. Persiapan sebelumnya berjalan sangat baik, saya hanya bersantai, bermain, lalu bersantai lagi. Saya senang bisa tampil di panggung terbesar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kemampuan menyelesaikan (finishing) beserta kekuatan skor (scoring power) menjadi kunci. “Rata-rata 109, 113, lalu turun ke 109 itu datang dari penyelesaian besar. Kekuatan mencetak skor juga ada. Selama saya bisa mempertahankan ini, saya yakin akan mendominasi,” tegas pemuncak peringkat dunia itu.

Rekor Kemenangan Beruntun yang Mencekam

Kemenangan atas Josh Rock bukan sekadar laga biasa. Itu adalah kemenangan ke-27 beruntun bagi Littler dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari 20 leg. Ia kini hanya selangkah lagi menjadi pemain pertama sejak Michael van Gerwen (2016) yang sukses back-to-back di Blackpool.

Prestasi Littler musim ini sudah luar biasa: ia memegang gelar Piala Dunia, UK Open, Premier League, dan Masters. Jika berhasil mempertahankan Matchplay, ia juga akan mengamankan gelar Grand Slam, Grand Prix, dan Players Championship Finals. Dengan kata lain, Littler sedang dalam misi menyapu bersih semua turnamen besar.

Tantangan Berikutnya: Dirk van Duijvenbode

Di semifinal, Luke Littler akan berhadapan dengan Dirk van Duijvenbode. Komentator Sky Sports Darts, Mark Webster, hanya bisa berkata, “Semoga beruntung untuk Dirk.”

Webster menambahkan, “Littler bisa bermain dalam gelombang—tapi saya menyebutnya gelombang karena ia melakukannya sepanjang turnamen. Rata-rata turnamennya 111. Ia telah memainkan hampir 60 leg. Dia terlalu bagus! Fokus dan santai. Dia jelas pemain terbaik di dunia. Performanya menakutkan.”

Apa yang Terjadi di World Matchplay Jumat Ini?

Sementara Littler bersiap, babak perempat final masih berlanjut pada Jumat malam, live di Sky Sports mulai pukul 19:30. Pertandingan antara Gian van Veen dan James Wade akan menjadi ulangan tahun lalu, di mana van Veen ingin membalas kekalahan dari ‘The Machine’. Laga lainnya mempertemukan Gerwyn Price melawan Ross Smith, yang melaju setelah Cameron Menzies mundur karena sakit di leg keempat babak kedua.

Kesimpulan

Luke Littler telah menunjukkan bahwa ia bukan sekadar bintang muda berbakat, melainkan kekuatan dominan yang sulit ditandingi. Performanya di World Matchplay 2026 mencatatkan sejarah baru dalam dunia dart. Kini, semua mata tertuju pada semifinal melawan Dirk van Duijvenbode. Akankah Littler melanjutkan dominasinya dan menuju final? Saksikan seluruh aksi langsung di Sky Sports atau stream lewat NOW. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan sejarah tercipta.