Persaingan Nations League 2026-27 memasuki putaran keempat babak penyisihan grup pada Selasa malam ini, dengan laga Inggris melawan Republik Ceko di Wembley menjadi salah satu sorotan utama. Kemenangan atas Ceko akan membuat tim asuhan Thomas Tuchel nyaris memastikan satu tempat di perempat final yang digelar Maret 2027, karena mereka kini menempati posisi kedua di Grup A3 setelah menjalani tiga pertandingan. Laga Selasa menjadi rangkaian terakhir putaran keempat, sementara dua putaran penuh yang tersisa baru akan dimainkan pada jeda internasional November.
Turnamen ini bukan sekadar ajang bergengsi antarnegara Eropa, sebab hasil akhirnya ikut menentukan peringkat 54 negara peserta. Peringkat tersebut kemudian dipakai untuk menetapkan seeding dan jalur play-off kualifikasi Euro 2028 yang berlangsung di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia. Selain itu, siklus kali ini menjadi edisi terakhir dengan format lama, karena UEFA akan mengubah struktur kompetisi pada edisi berikutnya yang digelar sepanjang 2028 dan 2029.
Aturan Promosi dan Degradasi Nations League 2026-27
Delapan tim yang finis di dua posisi teratas dari empat grup League A berhak melaju ke babak gugur yang dimulai Maret 2027. Di sisi lain, tim yang menjuarai grup di League B dan League C langsung meraih promosi ke kasta lebih tinggi pada siklus berikutnya. Tim peringkat kedua di grup League B atau League C tidak otomatis naik kasta, melainkan harus melewati play-off promosi/degradasi melawan tim peringkat ketiga dari liga di atasnya.
Aturan degradasi bekerja dengan pola yang berlawanan. Tim yang kalah dalam play-off degradasi akan turun kasta, begitu pula tim yang mengakhiri babak grup di dasar klasemen League A dan League B. Kepastian ini membuat laga-laga terakhir di fase grup tetap punya arti besar, terutama bagi tim yang bersaing ketat di papan bawah.
Ada pengecualian penting pada siklus ini. Karena format kompetisi berubah, seluruh tim League D dijamin promosi ke League C dan tidak ada satu pun tim League C yang terdegradasi pada akhir siklus. Kebijakan tersebut diambil karena edisi berikutnya hanya akan diisi tiga liga yang lebih besar, sehingga League D tidak lagi dipertandingkan. Konsekuensinya, sejumlah negara kecil justru mendapat keuntungan tanpa harus melewati jalur play-off yang ketat.
Siapa yang Sudah Mengunci Tiket Perempat Final?
Portugal menjadi satu-satunya tim yang sudah pasti tampil di perempat final. Mereka menyapu bersih empat laga pembuka di Grup A4 sehingga tidak mungkin lagi tersingkir dari dua posisi teratas. Capaian itu menjadikan Portugal tim pertama yang bisa merencanakan laga Maret dengan lebih tenang dibandingkan rival-rivalnya.
Spanyol berpeluang menyusul pada Selasa malam dari Grup A3. Syaratnya, Spanyol harus mengalahkan Kroasia sekaligus berharap Republik Ceko gagal mengalahkan Inggris di Wembley. Jika kedua hasil itu terpenuhi, Spanyol menutup peluang Ceko untuk menyamai mereka di sisa pertandingan.
Inggris sendiri menempuh jalan yang relatif mulus. Apabila Inggris dan Spanyol sama-sama menang pada Selasa, Inggris hanya butuh satu poin dari dua laga terakhir melawan Kroasia dan Spanyol pada November untuk memastikan tempat di delapan besar. Artinya, kegagalan di satu pertandingan pun belum tentu menghapus peluang mereka.
Di Grup A1, Prancis dan Italia menempati dua posisi teratas, sementara Belgia tertinggal satu poin di urutan ketiga. Dua dari tiga tim tersebut yang akhirnya akan melaju ke babak gugur. Situasi serupa terjadi di Grup A2, dengan Belanda dan Yunani unggul tiga poin atas Jerman di posisi ketiga, sedangkan Serbia terpuruk di dasar klasemen tanpa poin. Di Grup A4, Denmark berada di posisi kedua dengan keunggulan tiga poin atas Wales dan Norwegia, dan satu tiket tersisa akan diperebutkan ketiganya di samping Portugal yang sudah lolos.
Jadwal Perempat Final hingga Partai Final
Perempat final dimainkan dalam format dua leg pada jeda internasional Maret 2027. Pemenang dari setiap pertandingan kemudian melaju ke babak semifinal yang digelar pada Juni di tahun yang sama. Format dua leg ini memberi kesempatan kedua tim untuk membalikkan keadaan di kandang masing-masing.
Semifinal berlangsung sebagai laga tunggal pada Rabu 9 Juni dan Kamis 10 Juni 2027. Adapun partai final dijadwalkan pada Minggu, 13 Juni 2027. Karena hanya satu pertandingan, tidak ada peluang perbaikan di leg kedua, sehingga kualitas permainan satu malam akan sepenuhnya menentukan gelar juara.
Peluang Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia
Selain Inggris, negara-negara Inggris Raya lain beserta Republik Irlandia masih menempuh jalan yang berbeda-beda menuju target masing-masing. Ada yang berjuang untuk lolos ke perempat final, ada pula yang lebih realistis mengejar posisi dua besar demi promosi. Berikut peta persaingan mereka pada sisa putaran grup.
Wales
Wales menghadapi situasi yang jauh lebih berat dibandingkan Inggris. Berada di grup yang dihuni Portugal, Denmark, dan Norwegia, Wales baru mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan, dengan satu-satunya kemenangan diraih saat mengalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff. Karena Portugal sudah mengunci tiket perempat final, Wales praktis harus meraih poin mendekati maksimal dari sisa laga melawan Norwegia dan Portugal agar peluangnya tetap terbuka. Finis di posisi ketiga akan menempatkan mereka di play-off degradasi pada Maret, sedangkan finis di dasar klasemen memastikan penurunan kasta ke League B.
Skotlandia
Skotlandia masih menyisakan tiga putaran pertandingan dan akan menjamu Slovenia di Hampden Park pada Selasa. Mereka kini berada di posisi ketiga League B1, tetapi hanya kalah selisih gol dari Slovenia. Kemenangan atas Slovenia akan mengangkat tim asuhan Sebastien Pocognoli ke posisi kedua di belakang Swiss menjelang jeda November. Laga kedua dari dua pertandingan berikutnya adalah melawan juru kunci Makedonia Utara, sehingga dua kemenangan beruntun akan nyaris memastikan tempat di dua besar sebelum menghadapi Swiss, yang diperkirakan mengunci tiket promosi otomatis.
Irlandia Utara
Irlandia Utara menjalani jeda internasional dengan hasil memuaskan berupa dua kemenangan dan dua hasil imbang tanpa kebobolan dalam empat laga di Grup B2. Mereka memimpin grup dengan keunggulan satu poin, dan sisa pertandingan akan dilakoni melawan juru kunci Ukraina serta Hungaria di posisi kedua. Jika Irlandia Utara mengalahkan Ukraina dan Hungaria gagal mengalahkan Georgia pada putaran pertama November, mereka memastikan posisi teratas sekaligus promosi. Namun bila keduanya sama-sama menang, posisi juara grup baru akan ditentukan saat Irlandia Utara dan Hungaria bertemu di putaran terakhir.
Republik Irlandia
Republik Irlandia berada di posisi ketiga Grup B3 dengan koleksi lima poin dari empat laga perdana. Dua pertandingan tersisa mempertemukan mereka dengan dua tim teratas di grup, yakni Austria dan Kosovo. Kemenangan di kedua laga itu akan menjamin finis di dua besar sekaligus membuka peluang menjuarai grup, bergantung pada selisih gol dan hasil pertemuan Austria dengan Israel.
Bagaimana Nations League Menentukan Kualifikasi Euro 2028
Setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai, 54 negara peserta akan diurutkan berdasarkan performa mereka pada edisi ini. Peringkat tersebut berdampak langsung pada kualifikasi Euro 2028 yang digelar di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia. Peringkat Nations League juga menjadi dasar penentuan seeding negara-negara peserta pada undian kualifikasi.
Kualifikasi reguler akan berlangsung antara Maret hingga November 2027, sedangkan play-off untuk memperebutkan sisa tempat dijadwalkan pada Maret 2028. Karena ada empat tuan rumah dan tidak satu pun di antaranya mendapat tiket otomatis, jumlah tuan rumah yang lolos melalui jalur utama akan menentukan berapa banyak slot play-off yang tersedia. UEFA menyatakan bahwa maksimal dua tempat akan diberikan kepada tuan rumah dengan peringkat terbaik yang gagal lolos lewat jalur kualifikasi utama, dan sejumlah skenario telah disiapkan untuk kondisi ketika tuan rumah yang mendapat jatah itu berjumlah dua, satu, atau nol.
Tergantung format play-off yang dibutuhkan, akan ada delapan atau dua belas tim yang masuk ke jalur ini. Total 24 tim akan tampil di putaran final Euro, dengan 20 di antaranya terdiri dari juara 12 grup kualifikasi dan delapan runner-up terbaik. Runner-up lainnya masuk ke play-off bersama juara grup Nations League A, B, dan C yang gagal finis di dua posisi teratas grup kualifikasi Euro 2028 mereka. Jika masih diperlukan tim tambahan, juara grup League D dengan peringkat terbaik akan diikutsertakan, lalu slot tambahan berikutnya dialirkan ke finisher Nations League dengan peringkat tertinggi berikutnya hingga kuota play-off terpenuhi.
Format Baru: Tiga Liga Besar tanpa League D
Keputusan menjamin promosi seluruh tim League D dan menghapus degradasi dari League C berkaitan erat dengan perubahan format kompetisi. Mulai edisi berikutnya yang digelar pada 2028 dan 2029, Nations League akan dipecah menjadi tiga liga yang lebih besar sehingga tidak ada lagi League D. Struktur baru ini membuat jumlah peserta di setiap liga bertambah dan jumlah pertandingan yang harus dijalani tiap tim berpotensi ikut berubah.
Bagi tim-tim kecil, perubahan ini menghadirkan keuntungan nyata berupa kenaikan kasta tanpa risiko turun kembali. Sebaliknya, tim penghuni League C tidak perlu lagi mengkhawatirkan ancaman degradasi pada siklus ini. Dampaknya, kompetisi di lapisan bawah menjadi lebih terbuka, tetapi tekanan untuk tampil baik justru berpindah ke tim-tim League B dan League A yang tetap memiliki risiko turun kasta.
Penutup
Nations League 2026-27 menyajikan dua taruhan sekaligus: tiket ke babak gugur bagi tim-tim elite dan promosi atau degradasi bagi negara-negara di lapisan bawah. Inggris berada di jalur cepat menuju perempat final, sementara Wales harus berjuang keras, dan Skotlandia, Irlandia Utara, serta Republik Irlandia masih punya peluang terbuka lewat jalur promosi. Semua hasil itu pada akhirnya akan menentukan peringkat yang memengaruhi seeding dan peluang di kualifikasi Euro 2028.
Dengan format yang berubah pada siklus berikutnya, bisa dibilang edisi kali ini adalah kesempatan yang tidak akan terulang, terutama bagi tim-tim League C dan League D yang mendapat perlakuan khusus. Sisa pertandingan pada November menjadi penentu akhir sebelum babak gugur dimulai Maret mendatang.
